#BNIFinancialPlanner : Menentukan Rencana Keuangan Dalam Sapuan Jari.

Layanan jasa dalam industri perbankan Indonesia kian waktu menunjukkan geliat yang cukup signifikan. Fasilitas dan penambahan fiturnya setiap waktu ditambahkan guna mempermudah dan memanjakan nasabah existing dalam memaksimalkan jasa yang disediakan serta menjadi daya tarik bagi calon nasabah baru untuk membuka rekening serta turut memanfaatkan layanan jasa yang telah disediakan.

Sebagai bank BUMN yang telah melayani masyarakat Indonesia sejak 1959 dan tersebar merata di seluruh Indonesia, PT. Bank Negara Indonesia, Tbk senantiasa menyempurnakan pelayanan jasa-jasa keuangan yang dimiliki – bahkan di era serba digital ini – turut menyemarakkan aktivitas transaksi elektronik melalui beragam kanal-kanal digital yang telah dibangun seperti internet banking, mobile banking dan sms banking. Tidak luput dalam ingatan kita, produk terbaru BNI yakni UnikQU yang menyediakan sistem pembayaran dengan menerapkan teknologi QR Code.

Namun bahwasanya, apakah fitur dalam layanan ini sudah cukup bagi nasabah? Apakah sudah dapat mengakomodir semua kebutuhan transaksi yang diinginkan? Dapatkah semua kebutuhan transaksi seperti pembayaran Listrik, PAM, tiket pesawat, Telkom, Tagihan Telepon Seluler Pasca Bayar, Pembayaran SPP Kampus dan lain sebagainya diakomodir dalam satu tempat? Apakah faktor keamanan data nasabah terjamin? Bagaimana pemeliharaan infrastruktur demi keberlangsungan layanan yang disediakan sehingga tidak mengganggu aktivitas nasabah? Dan masih ada lusinan pertanyaan yang akan timbul

Sejarah mencatat pada tahun 2001, sebuah Bank Swasta Nasional secara masif  dan percaya diri menyediakan layanan internet banking. Tingkat keamanan diperketat telah diterapkan melalui serangkaian bahasa pemrograman dan algoritma. Namun begitu, ada celah kelemahan yang telah diketahui salah seorang hacker yang berhasil membuat landing page yang mempunyai tampilan serupa dengan membeli domain-domain dengan penamaan URL yang salah diketik. Kasus ini memang mencuat ke ranah publik, hanya saja sang hacker dengan sportif dan sukarela memberikan seluruh data yang telah berhasil di-capture melalui landing page dari domain-domain yang telah dibelinya. Penjelasan melalui surat terbuka dan sekaligus meminta maaf secara publik. Pun media online Indonesia turut menyebarkan surat terbuka ini dan pihak bank swasta nasional itu pun tidak memperpanjang masalah.

Sebagai teknologi yang utama saat ini, Internet memegang peranan yang sangat penting dalam dunia perbankan. Sebelum perkembangan smartphone beserta operating system yang terbenam di dalamnya, internet memiliki behavior yang sangat kompleks. Oleh sebabnya, sebagai layanan digital, BNI meluncurkan paket layanan yang cukup kompleks yakni BNI Internet Banking melalui tautan http://https:ibank.bni.co.id. Layanan ini telah melayani nasabah sejak tahun 2007 dan mengalami beberapa perubahan berupa penambahan dan penyempurnaan layanan yang mencakup fitur cek saldo rekening dan multi rekening, pembelian pulsa, pembayaran tiket pesawat. Seiring berjalannya waktu dan kebutuhan nasabah yang kian kompleks, tentu banyak fitur yang disematkan dalam fasilitas internet banking ini.

Untuk dapat menikmati layanan ini, nasabah diwajibkan untuk mengaktifkan fitur ini melalui beberapa langkah di bawah ini :

Di layar BNI ATM, masuk ke menu “Registrasi e-Channel”, lakukan langkah-langkah:

  1. Pilih “BNI Internet Banking”
  2. Buat sendiri nomor PIN (6 digit) Anda.
  3. Setelah Anda berhasil melakukan registrasi di BNI ATM, Anda akan mendapatkan struk registrasi dari BNI ATM.

Proses Aktivasi setelah registrasi di BNI ATM atau secara Online

  1. Setelah registrasi di ATM ataupun secara Online, lakukan aktivasi dengan akses kembali alamat URL BNI Internet Banking https://ibank.bni.co.id dan silakan pilih menu Aktivasi (klik tombol “Klik Di sini”).
  2. Setelah aktivasi, layanan BNI Internet Banking sudah dapat digunakan untuk transaksi non-finansial, seperti cek saldo, mutasi rekening dan informasi tagihan.
  3. Untuk dapat bertransaksi finansial, seperti transfer, pembayaran tagihan dan isi ulang pulsa, silakan datang ke cabang BNI terdekat untuk mengaktifkan layanan transaksi finansial.

Registrasi & Aktivasi BNI SMS Banking Melalui Cabang BNI

  1. Datang ke cabang BNI terdekat dengan membawa: Kartu Identitas diri (KTP,SIM, Passport) dan Bukti kepemilikan rekening perorangan (Taplus dan derivatifnya dan Giro perorangan) dan/atau BNI Card.
  2. Petugas Cabang akan membantu dalam melakukan proses registrasi & aktivasi BNI Internet Banking.

Beberapa fitur yang disediakan oleh BNI Internet Banking adalah sebagai berikut :

New Picture

Gambar 1. Biaya atas fitur dalam BNI Internet Banking

Fitur dan Menu BNI Internet Banking

Username dan Password/UserID adalah dua field yang selalu menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam penerapan sistem informasi. Username (nama pengguna) dan password (kata pintas) merujuk kepada peruntukkan ke pengguna yang memang berhak untuk mengakses informasi tentang beragam informasi yang disediakan oleh sistem informasi itu. Setelah mendaftarkan layanan dan aktivasi BNI Internet Banking, nasabah akan diminta untuk memasukkan username dan password terlebih dahulu.

1

Gambar 2. Tampilan awal BNI Internet Banking

Username dan Password/UserID merupakan kombinasi field yang aman, awalnya. Hanya saja, ketika sebuah account yang berhubungan dengan transaksi keuangan, maka sebuah captcha (numeric) acak diterapkan di sini, sebagai satu security tambahan untuk memastikan apakah pengguna yang akan mengakses informasi rekening nasabah adalah manusia atau robot. Dalam deskripsi wikipedia, Captcha adalah suatu bentuk uji tantangan-tanggapan (challange-response test)  yang memastikan jawaban yang dihasilkan bukan dari komputer.

 

details login bni

Gambar 3. Details field Username, Password dan Security Check

Pilihan bahasa yang disediakan oleh BNI Internet Banking terdiri dari Bahasa Indonesia dan English. Pilihan bahasa ini akan mempengaruhi tampilan menu navigasi.

2.jpg

Gambar 4. Halaman Beranda dari BNI Internet Banking

Untuk dapat menggunakan layanan BNI Internet Banking ini, maka dibutuhkan alat otorisasi tambahan berupa Token atau yang dikenal dengan istilah e-secure yang dimiliki oleh masing-masing nasabah ketika mengaktifkan layanan ini.

Gambar 5. BNI Token

Alat ini berfungsi sebagai verifikator transaksi yang akan menghasilkan enam dan delapan angka secara acak untuk kemudian dimasukkan ke dalam kolom verikasi. Alat ini hanya dapat digunakan oleh user atau pengguna yang telah didaftarkan terlebih dahulu. Dan berhubung token ini sedang tidak dapat saya pakai, maka untuk percobaan beberapa jenis transaksi tidak dapat dijalankan. Maka, saya akan ulas beberapa hal lain yang tidak membutuhkan verifikasi angka acak yang dihasilkan token ini.

Secara umum, tampilan yang disajikan telah mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Simple and user friendly adalah konsep yang selalu dianut oleh setiap developer web. Dan begitulah kesan yang timbul ketika menjumpai user interface yang disajikan oleh sistem informasi ini. Masing-masing Tab Menu yang disediakan adalah sebagai berikut

Beranda adalah halaman yang menyajikan informasi berupa info password (masa berakhir password dalam hitungan hari dan tanggal terakhir login gagal), Info Email (Email Brodcast, Email Belum Terbaca dan Alert Belum Terbaca) serta Informasi Terkini.

Favorit adalah halaman menu yang menyajikan informasi seputar menu aktivitas favorit yang sering digunakan dalam Internet Banking.

Rekening adalah halaman menu mencakup sub menu Saldo Rekening, Saldo Investasi, Mutasi Tabungan & Giro, Mutasi Deposito & Tapenas, Mutasi Pinjaman dan Mutasi Dana Pensiun

Transaksi adalah halaman menu yang mencakup sub menu :

  • Transfer meliputi Transfer Antar Rekening BNI, Transfer Online Antar Bank, Transfer RTGS, Transfer Kliring, Transfer ke Rekening Dana Pensiun dan Gunakan Template Transfer
  • Info dan Administrasi Transfer meliputi Atur Rekening Tujuan, Transfer Terjadwal, Transfer Berulang, Transfer Belum Selesai, Transfer Selesai, Semua Transfer dan Data Transaksi
  • Pembelian/Pembayaran meliputi Pembelian, Pembayaran Tagihan, Lihat Semua Pembayaran/Pembelian dan Atur Daftar Pembayaran

Layanan Lainnya adalah halaman menu mencakup sub menu :

  • Email meliputi Email Terkirim, Email Terhapus, Email Broadcast, Folder Anda, Kotak Masuk Anda.
  • Inkuiri Fasilitas terdiri dari Limit Transaksi dan Informasi Poin Reward
  • Permohonan Layanan terdiri dari Permohonan Menu dan Cari Permohonan
  • Simulasi, sub menu yang telah dikategorikan berdasarkan tipe yakni, Simulasi Perencanaan Keuangan, Simulasi Pinjaman, Simulatpr Peningkatan Dana dan Simulator Perencanaan Dana

Profil adalah halaman menu dengan Sub menu yang memuat dan memfasilitasi nasabah untuk kebutuhan seperti Atur Preferensi Internet Banking, Atur Prefrensi Rekening, Atur Rekening Favorit, Atur Aktivitas Favorit, Ubah Password, Ubah UserID, Lihat dan Ubah Detil Personal, Download BNI m-secure untuk Android, Blackberry dan J2ME serta Pendaftaran dan Perbarui Notifikasi melalui SMS.

Pengelolaan Finansial Pribadi adalah Sub MenuPengelolaan Finansial Pribadi meliputi Atur Kategori, Atur Transaksi Tunai, Liat Laporan, Pengaturan Tujuan, Ringkasan Multi Rekening, Kalender Transaksi

Dari penyajian menu ini, memang sekilas sedikit terlihat ambigu karena tidak tersedianya batas menu. Seolah-olah menu yang terhampar menjadi satu kesatuan utuh. Dan durasi waktu log in yang disedikan selama berada dalam sistem informasi terpadu ini, nasabah hanya mendapatkan jatah waktu yang tidak panjang, hanya lima (5) menit yang diberikan oleh sistem secara default. Dalam dunia teknologi informasi dikenal dengan istilah Session (Dalam bahasa pemrograman, Session adalah teknik penyimpanan data/informasi pada komputer server yang digunakan pada beberapa halaman termasuk halaman itu sendiri). Sistem akan secara otomatis mengarahkan ke halaman lain untuk melakukan validasi (re : memasukkan username/userid dan password serta captcha untuk dapat mengakses kembali. Berdasarkan analisa saya pribadi, penetapan durasi waktu lima (5) menit ini adalah waktu rata-rata  yang dihabiskan nasabah dalam bertransaksi non tunai melalui Internet Banking.

Session Out.jpg

Gambar 6. Session Out

Tingkat keamanan : Validasi Form

Sebagai sistem informasi berbasis web, form sebagai corong saluran yang nantinya akan menampung informasi berupa data di dalam database, dibutuhkan suatu pemberlakuan syarat agar data yang diminta adalah benar sesuai dengan peruntukkannya. Misalnya, field A menampung karakter angka, maka form tersebut harus dan hanya dapat menerima karakter angka. Begitu pun untuk form isian yang meminta data masukan berupa huruf, kombinasi angka dan huruf maupun kombinasi tanda baca, huruf dan angka.  Saya telah melakukan beberapa uji form yang disajikan BNI Internet Banking, seperti yang ditunjukkan dalam gambar di bawah ini.

20.jpg

Gambar 6 . Sub Menu Pengelolaan Finansial Pribadi – Pengaturan Tujuan

Sebagaimana gambar di atas, saya membuat Tujuan Perencanaan Keuangan Untuk Pensiun. Uji validasi form ditunjukkan seperti gambar di bawah ini.

23

Gambar 7. Notifikasi kesalahan pengisian

Seperti yang ditunjukkan pada gambar tujuh, field “Saldo Rekening Tujuan Kuangan saat ini” menunjukkan informasi bahwa nilai yang dimasukkan tidak sesuai. Field ini hanya dapat menerima nilai angka untuk kemudian dimasukkan ke dalam database. Maka, validasi form ini sudah dibuatkan aturan sebagaimana yang dikehendaki karena nilai yang diinginkan adalah nilai berupa angka tanpa tanda baca.

24

Gambar 8. Pengisian field pada form yang benar.

Mengapa validasi form menjadi hal yang harus diperhatikan? Validasi form harus dapat menjamin bahwa nilai yang dimasukkan dapat menjamin kelangsungan daur hidup database. Nilai yang dimaksud dapat berupa karakter angka, huruf, karakter special maupun kombinasi ketiganya, yang dimasukkan oleh pengguna dalam hal ini nasabah, tidak serta merta dapat disimpan langsung ke dalam database. Karena nilai yang dimasukkan itu belum diketahuin apakah sudah sesuai dengan yang dikehendaki. Misalnya, form tersebut hanya dapat menampung nilai berupa angka, atau hanya berupa huruf, atau hanya dapat menampung sejumlah karakter dalam range tertentu.

Dan tidak menutup kemungkinan seorang pengguna dapat memasukkan kode script atau tag HTML yang dapat merusak situs atau portal web. Tindakan ini dikenal dengan istilah Cross-site Scripting.

Adapun proses validasi ini tempat prosesnya dibedakan menjadi Server Side & Client Side. Berdasarkan gambar 8, validasi dilakukan di Client Side karena dilakukan di dalam browser. Sebelum data dikirimkan ke server, data akan diperiksa terlebih dahulu ketentuan dan kebenarannya oleh browser web. Setelah data yang dimasukkan sesuai, maka data akan diteruskan ke server untuk kemudian diproses ataupun disimpan di dalam database. Proses validasi ini menggunakan JavaScript atau VBScript, disesuaikan dengan browser yang dikembangkan oleh pengembang.

Sedangkan, waktu validasi ini dapat dilakukan pada saat proses memasukkan data berlangsung, setelah proses pemasukan data dilakukan atau pun sebelum data diproses. Yang diberlakukan dalam field ini adalah validasi saat memasukkan data berlangsung. Program secara otomatis akan mendeteksi dan memvalidasinya. Jika suatu masukkan nilai didefinisikan sebagai karakter angka, program akan memberikan alert – dapat berupa bunyi maupun tanda lain – bahwa data tidak dapat dimasukkan apabila nilai yang dimasukkan bukan karakter selain angka.

Fasilitas Kalkulator Finansial

Kalkulator diciptakan untuk menghitung cepat perhitungan tertentu. Pun demikian, BNI Internet Banking memiliki fitur ini. Kalkulator ini dapat menghitung nilai besaran dana yang harus ditabung atau disisihkan dalam rekening. Awalnya, saya berekspetasi bahwa kalkulator ini dapat menghitung nilai masa yang akan datang dengan melibatkan faktor inflasi dan perkiraan imbal hasil. Sebagai orang yang sedang belajar bidang pasar modal, saya cukup senang dan akan terbantu sekali dengan adanya fitur ini. Kalkulator ini membantu nasabah seperti saya dan nasabah yang lain dalam merencanakan tujuan tertentu seperti membeli mobil, rumah, pendidikan anak maupun pensiun.

25

Gambar 9. Hasil perhitungan menggunakan kalkulator finansial

Terlihat angka akhir yang harus disisihkan atau ditabungkan setiap bulan. Namun, setelah saya hitung manual, fasilitas ini belum melibatkan perhitungan inflasi dan nilai investasi. Jika diuraikan secara rinci seperti di bawah ini.

Tanggal Mulai Menabung 13 Agustus 2017
Tanggal Akhir Menabung 13 Agustus 2043
Jangka Waktu 26 Tahun = 312 bulan (y)
Tabungan Saat ini 50.000.000
Target tabungan saat pensiun 5.000.000.000
Jumlah sisa dana yang akan dicapai 4.950.000.000 (x)
Besaran Dana yang disisihkan per bulan (z) Z = X/Y = 4.950.000.000/312 bulan

= 15.865.384.615

Fasilitas ini menunjukkan bahwa kalkulator finansial yang digunakan masih sangat sederhana. Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, bahwa perhitungan inflasi dan perkiraan imbal hasil belum sepenuhnya dimasukkan dalam fitur ini. Mengingat bahwa produk tabungan yang menjadi instrumen dalam mencapai empat tujuan yang disediakan oleh sistem maka perhitungan sederhana ini sudah cukup membantu nasabah.

Sebagai nasabah yang menginginkan adanya instrumen investasi yang aman, mungkin Reksa Dana dapat menjadi instrumen alternatif dalam mencapai cita-cita, dalam hal ini menikmati masa pensiun dalam keadaan berkecukupan tabungan. Tentu akan semakin prima jika layanan transaksi pembelian Reksa Dana langsung melalui Internet Banking dapat disediakan dalam waktu dekat oleh pihak BNI. Mengingat sistem pembelian Reksa Dana saat ini masih sangat manual, di mana nasabah harus datang ke Cabang APERD (Agen Penjual Reksa Dana) secara langsung dan mengisi form tertentu. Proses ini sedikti banyak menyita waktu, di tengah-tengah kesibukan masing-masing nasabah. Semoga pihak Otoritas Jasa Keuangan  (OJK) selaku regulator dapat mempermudah transaksi jual beli Reksa Dana di bank – dalam hal ini, seperti bank-bank lain, BNI sebagai Agen Penjual Reksa Dana – sehingga memberikan dampak signifikan dalam pertumbuhan dan perputaran bisnis bank. Secara tidak langsung, Internet Banking BNI nantinya dapat menjadi One Stop Financial Service Solution.

Fitur Laporan Transaksi 

Sebuah layanan digital perbankan, laporan transaksi nasabah menjadi tolok ukur gambaran bagaimana keadaan rekening nasabah itu sendiri. Transparansi laporan transaksi ini jelas menjadi hal yang utama, karena mencatat segala bentuk aktivitas transaksi yang dilakukan nasabah dan terekam di sistem bank. Internet Banking BNI menyediakan fitur ini dan saya pun mencoba beberapa tahap, seperti yang ditunjukkan dalam gambar ini :

17

Gambar 10. Jenis laporan yang disediakan

Hasil yang didapat dari fitur ini adalah sebagai berikut :

17a

Gambar 11. Alert pilihan laporan yang ingin dilihat

Tidak banyak yang dapat saya ekplorasi dari laporan ini, mengingat ketentuan penggunaan BNI Internet Banking ini harus melibatkan penggunaan Token BNI. Namun, jika dilihat sepintas, fitur ini sangat membantu nasabah.

Seperti yang diketahui bersama, karakter setiap nasabah berbeda-beda. Dengan hadirnya fitur laporan ini dapat membantu nasabah yang menyukai hal-hal detil yang kemudian menganalisa perkembangan rekening yang dimilikinya itu.

Issue Keamanan Internet Banking

Sebagai sebuah solusi yang mempermudah dalam bertransaksi di dunia perbankan, tentu faktor keamanan menjadi hal yang sangat krusial untuk dipikirkan secara matang. Tidak sedikit nasabah bank manapun yang menyangsikan keamanan data masing-masing jika akan menggunakan fasilitas internet banking. Berdasarkan tingkat keamanan dapat dikelompokkan menjadi tiga, yakni :

  1. Keamanan Tipe 1 : PC Nasabah ke Web Server
  2. Keamanan Tipe 2 : Keamanan dalam Lingkungan Sistem
  3. keamanan Tipe 3 : Pencegahan Masuknya Orang Tak Diundang

Tiga kelompok keamanan ini tentu sudah dipikirkan secara matang untuk ditemukan solusinya, sehingga data nasabah aman dan kenyamanan dalam bertransaksi berbasis internet banking tetap terpelihara. Semoga faktor ini tetap menjadi perhatian pihak BNI dalam memaksimalkan layanan internet bankingnya.

 

 

 

 

 

Iklan