Bagaimana sebenarnya penjabaran setia kawan itu?

Setia Kawan. Dua kata yang dipadukan, kemudian memiliki makna yang cukup mendalam. Mari kita tinjau definisi dari Setia Kawan itu,

Berikut ini beberapa tulisan yang membahas tentang setia kawan, kita simak bareng-bareng yuk 🙂

Image

sumber

Image

sumber

Seperti dua sisi mata uang, Setia Kawan bermanifestasi seperti itu. Membawa dampak baik, keburukan juga ikut serta membayang-bayangi. Dalam hal ini, aku sudah mengalami dan melalui fase seperti ini berulang kali. Jika diprosentasekan antara membawa kebaikan dan keburukan ke diri sendiri? 30 : 70. Angka yang cukup mencengangkan bagi diri aku.

Karena memang dari kesalahanku sendiri terlalu mendoktrin diri bahwa setia kawan itu baik. Jika tidak setia kawan, kamu tidak akan mendapatkan teman. Well, itu kenyataan yang aku jalani. Ekspetasiku dulu terhadap sikap setia kawan, nantinya aku akan mendapatkan perlakuan sama. Namun kenyataannya, berbanding terbalik.

Bersambung….

Iklan

May… I’m Back

Bulan ke lima di tahun ular. Angka lima bagiku menjadi sesuatu yang begitu penting. Bukan perkara apakah aku percaya kepada tahayul angka. Melainkan kali ini beda. Ada apa dengan angka lima?

Angka lima bagi beberapa orang biasa saja, sisanya mempunyai sesuatu hal unik yang pernah dialami dengan angka lima ini. Kita tidak sedang membahas tentang peruntungan dengan angka lima ya. (:P)

Menurut sumber yang konon katanya Angka 5 atau disebut Bintang jahat. Bintang yang tidak menguntungkan setiap orang. Angka yang paling susah dikombinasikan. Membawa pengaruh jahat. Membawa gangguan penyakit. Kemanapun muncul dalam feng shui terbang angka ini selalu diperangi. Bintang ini kalau muncul bersamaan dalam bagan tahunan dan bulanan betul-betul menciptakan kecelakaan fatal.

Bintang Jahat? hmm, wait. tidak akan saya bahas lebih lanjut.

Kita tinggalkan tentang angka lima. Kita beranjak kebulan lima. hahaha, tetep aja. Sudahlah, kita ganti menjadi  bulan Mei. Ada apa dengan bulan Mei?

Ini adalah bulan yang begitu spesial buatku, sulung dan kedua orang tuaku. Bulan ini adalah perayaan ulang tahun perkawinan Bapak Ibu (Selamat ulang tahun perkawinan yang ke 29 ya Pak Bu, semoga semakin kompak dalam menyusun strategi dalam mendapatkan cucu, hehehehe).

Sulung, atau dalam kata lain, Kakak semata wayang, berulang tahun di tgl 14. FYI alias For Yee Informasi, si sulung ini konon anak kesayangan Bapak, dan aku sebagai bungsu unyu anak kesayangan Ibukku. Jadi adil kan? Kalau tentang sulung, satu hal yang membuat aku iri dengan si sulung. KENAPA DIA PUTIH SEDANGKAN AKU HITAM? Jangan-jangan, aku ini PUTRA YANG (SENGAJA) TERTUKAR? hahaha

best momen foto ini diambil tahun 2011, saat itu sabtu malam. Menjadi sesuatu yang sangat spesial bagiku. Karena kejutan ini memang sudah aku duga sebelumnya, namun diluar dugaan perayaan ulang tahunku saat itu dimajukan oleh crew radio. Andra, Yuni dan Livi sukses menyiapkan segala sesuatu dengan apik. Sedikit menyesal juga, potongan pertama harusnya mereka yang dapatkan, tetapi setan mana yang merasukiku, potongan pertama itu justru jatuh ke tangan orang yang kurang tepat, Sang Mantan, yang kebetulan ada saat itu. Maafkan sebelumnya ya teman-teman, entah kenapa penyesalan ini berlanjut sampai sekarang, namun aku janji akan mengganti momen berharga serupa dengan hal lain sebagai permintaan maaf dariku. 🙂

Ulang tahun ke 24, tepatnya di tahun 2012. Rasa syukur saat itu tidak terputus. Mendapatkan hal-hal yang aku inginkan selama ini. Tepatnya kesempatan untuk mengelola acara yang berada langsung dibawah tanggung jawabku. Tahun ini sangat berkesan buatku. Meski tanpa perayaan dan surprise party dari crew radio (Andra dan Yuni Star FM Bali), bagiku sudah cukup ucapan selamat dari Bunda tercinta (off the record : titipan hal yang sama dari Bapak), Ucapan selamat dari Sulung meski dari wall facebookku (sedikit mengecewakan :|) Lalu teman-teman yang lain? Seingatku yang langsung greeting birthay via sms : Oding, Derry, Nely, Sri, Omink, Dessy.

Sedikit mengecewakan, greeting birthay tidak aku dapatkan dari orang yang ku berikan surprise party bulan sebelumnya. Siapa orangnya? Hmm, sudahlah. Tidak begitu kecewa kecewa amat kok. Justru kadonya datang duluan sebelum hari H. Ada sendal dan Baju Polo 2 pcs. Balance. hehehe

Harapan dihari jadiku yang ke-25 ini, aku rinci sebagai berikut :

  1. Selalu meningkatkan iman dan takwa kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa

  2. Membahagiakan orang tua dan keluargaku (Bapak, Ibu mohon bersabar ya. Astungkare kendaraan roda empat bisa aku bingkis buat kalian)

  3. Bisa hidup rukun dengan sulung (:p)

  4. Diberkahi kesempatan demi kesempatan untuk memuliakan diri sendiri sehingga bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

  5. Diberikan jodoh umur yang berkecukupan dan memanfaatkan kesempatan tersebut melakukan hal-hal positif.

Penyesalan selalu hadir dalam peringatan hari lahirku. Aku belum sempat memberikan kebahagiaan yang pantas buat Bapak Ibu. Sedangkan di umur mereka yang sudah memasuki masa senja, seharusnya kebebasan finansial sudah mereka dapatkan. Angan-anganku untuk memberikan mereka sebuah kendaraan keluarga , khususnya Ibuku, tidak bisa aku wujudkan tahun ini. Aku sedikit mengiba dengan keadaan. Torehan penyesalanku ini secara tidak langsung mengusik kekecewaan-kekecewaan lain. Sampai tulisan ini ku buat, beberapa tetes air mata sempat membasahi pipiku. Kadang aku mengadu kepada-Nya, apakah aku bisa memberikan hal itu kepada mereka? Aku hanya berusaha memberikan hasil jerih payah mereka dalam merawat dan mendidikku.

“Ucapkan matahariku, puisi tentang hidupku, tentangku yang tak mampu menaklukkan waktu”

Tetapi jauh dari itu semua, Kesehatan lahir bathin yang kuharapkan selalu menyertai mereka, Bapak Ibukku. Dan selalu berharap, aku diberikan kesempatan untuk mewujudkan semua hal yang ingin mereka lihat dan cita-citakan, sebelum Sang Kuasa memanggil mereka.

Semoga di umurku yang ke 25 ini, segalanya akan menjadi mudah serta mendapatkan jalan yang terbaik sesuai rancanganNYA, mampu menjadi diri sendiri dan selalu bersyukur.

Happy birthay to me

Jakarta, 15 Mei 2013

Damar Adhi Sanjaya

pS : I Love You Mom, Dad and Sulung

“astungkare yen jodoh, nyidaang meliang ape ne kenehang”