Greeting on April 2013

ada seribu bintang dilangit. Begitu kata orang bijaksana bersabda. Kenyataannya, tidak seribu berjuta bahkan tidak terhitung jumlahnya. Masing-masing mempunyai ritme kelip yang unik, dan bisa dibayangkan ada berapa kelip unik nun jauh diatas sana, beragam kelip tidak bisa kau jabarkan satu per satu.

Seperti itulah manusia ketika menunjuk satu bintang, bintang yang menjadi sebuah perwakilan impian. Impian yang selalu yang membuat kamu tetap semangat, meski kadang impian juga yang membuatmu sengsara. Tidak masalah dengan impian yang kau idamkan. Apakah kau pantas tidakny memakai berlian dihari ulang tahunmu yang ke 25 nanti? Ataukah beludru halus menjadi pilihan bahan pakaianmu meski kau harus berbesar hati mempertimbangkan harga yang kau harus bayar setiap sentinya? Ataukah kelak kau akan menjadi arsitek bagi kehidupanmu sendiri? Untuk yang terakhir, adalah hak dan kewajiban setiap orang, menjadi arsitek bagi kehidupanmu, tidak ada orang lain yang campur tangan dalam penentuan pilihan hidupmu. Semua tergantung kamu.

Setiap bintang yang kau tunjuk, selalu memperlihatkan keindahan maya. Kau akan terperana kemilau yang ia tawarkan dan tunjukkan kepadamu. Inilah aku teman,bintang yang kau pilih. Dan inilah impian yang kau inginkan dalam hidupmu apa yang kemudian kau sebut sebagai cita-cita. Aku tidak bisa kau rengkuh dengan waktu semalam saja, teman. Karena membuatku tetap kemilau sepanjang waktu, kau harus tempuh ribuan detik untuk menjaganya dengan segala usahamu untuk mendapatkan aku. Dengan banyaknya bintang yang kau tunjuk sebagai tujuanmu, maka kau harus pastikan banyak waktu yang harus kau korbankan untukku.

Gumpalan awan hitam kadang mengusik kelipku. Tebal tipisnya datang tak menentu, secara tidak langsung akan mengganggu jarak pandangmu dari bawah sana. Seperti itulah perangkap demi perangkap yang harus kau hindari ketika kau berusaha mewujudkan impian dan cita-citamu. Jangan lupa, aku akan selalu bersinar dan berkelip ketika kau mengusahakan segala dayamu untukku. Meski, itu pun melalui jalan pintas yang kau anggap pantas, akan mempengaruhi keindahan kelipku. Apakah kau biarkan ia menggantung diatas sana dengan kelip abadi yang kau usahakan dengan segala bentuk usaha yang baik, ataukan kelip itu kau pertahankan dengan usaha yang tidak sehat.

Sekali lagi, setiap bintang yang kau tunjuk adalah caramu meraihnya. Setiap jengkal usahamu menentukan pijar yang ia sampaikan kepadamu. Tidak serta merta seluruh hidupmu, diabdikan kepada bintang yang kau pilih. Jangan lupakan orang-orang disekitarmu, yang akan membantumu segenap jiwa dalam menggapai bintang yang kau tetapkan. Karenanya, ia akan membantu membuatmu bijak, pribadi mana yang akan benar-benar tulus, membantumu tanpa syarat dan kau akan menyimpan uluran kasih mereka dalam sanubarimu yang akan kau kenang dan selalu kau ucapkan terima kasih kepadanya, meski kau kehabisan harapan untuk menggapai bintang yang kau tunjuk.
Selamat menyambut awal bulan teman, jangan biarkan bulan ini berlalu percuma tanpa kau bertindak sedikit pun. Setiap tindakanmu akan berbuah hasil, hingga mengantarmu ke jalan yang lebih layak, menuju bintang yang kau tunjuk.

Iklan